Senin, 12 Maret 2018

Sejumlah Siswa Kurang Teliti Isi LJK

Sejumlah Siswa Kurang Teliti Isi LJK



Pulang Pisau (Inmas) Try out Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) di MIN 1 Pulang Pisau (Pulpis) hari pertama, Senin (12/3) berjalan lancar. Hasil uji coba menunjukkan bahwa sebagian siswa kurang teliti dalam mengisi Lembar Jawaban Komputer (LJK).
Dikatakan salah satu pengawas ruangan Rahman, faktor terburu-buru menjadi penyebab kurang telitinya para siswa dalam mengisi LJK. Padahal, pengisian lembar jawaban itu relatif mudah.
“Di hari pertama try out smart diagnostic ini kami temukan bahwa masih ada siswa yang terburu-buru dan tidak teliti,” jelas Rahman.
Ditambahkannya, pengisian LJK merupakan hal yang sangat penting. Misalnya pengisian tanggal, bulan dan tahun lahir yang harus sesuai dengan identitas masing-masing peserta ujian.
“Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti mengisi nomor ujian dan menyilang abjad sesuai dengan isiannya. Nah ini ada beberapa siswa yang kurang teliti,” bebernya.
Terpisah, Wakamad Kurikulum Ahmadi menjelaskan, try out hari pertama berjalan lancar. Kondisi itu membuat pihak madrasah akan memberikan perhatian khusus bagi para siswa yang mengalami kesulitas pengisian LJK.
“Kami sudah mengingatkan para siswa agar teliti dalam mengisi LJK. Ini akan menjadi bahan kami dalam mengawasi siswa,” jelas Ahmadi. (Rahman Efendi)

MIN 1 Pulpis gelar Try Out

Try Out USBN di Madrasah Ini Digelar Selama Dua Hari



Pulang Pisau (Inmas) Selama dua hari ke depan, MIN 1 Pulang Pisau (Pulpis) menggelar try out Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Try out diikuti 36 peserta didik, terdiri dari 16 siswa dan 20 siswi.
Wakamad Kurikulum Ahmadi menjelaskan, try out terselenggara atas dukungan UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Kahayan Hilir. Soal dan lembar jawaban komputer merupakan droping dari UPT Disdik setempat.
“Soal-soal yang diujikan dalam try out merupakan kisi-kisi dalam USBN yang dibuat oleh tim UPT Dinas Pendidikan bekerja sama dengan pihak ketiga,” ujarnya, Senin (12/3).
Hasil try out itu diharapkan bisa memberikan gambaran bagi madrasah dan orang tua siswa berkaitan dengan kesiapan para siswa dalam menghadapi ujian. Jika hasilnya kurang memuaskan, maka madrasah akan melakukan langkah-langkah yang diperlukan demi mengantisipasi pelaksanaan ujian akhir.
Kepala MIN 1 Pulpis Muliani mengaku pelaksanaan try out sangat bermanfaat bagi madrasah dalam menyiapkan para siswa. Ujian uji coba diharapkan bisa memberikan pengalaman dan gambaran kepada siswa tentang pelaksanaan ujian yang sebenarnya.
“Kesiapan mental juga menjadi perhatian kami karena seringkali siswa kesulitan mengikuti ujian hanya karena grogi ketika mengisi lembar jawaban. Try out ini diharapkan bisa membiasakan mereka berhadapan dengan perangkat ujian,” ucap Muliani. (Rahman Efendi)

Madrasah Ini Sediakan Peralatan Try Out

Madrasah Ini Sediakan Peralatan Try Out



Pulang Pisau (Inmas) MIN 1 Pulang Pisau (Pulpis) akhir pekan kemarin menyerahkan peralatan try out bagi 36 siswa kelas VI. Try out Ujian Nasional digelar pada 12-14 Maret.
Panitia try out Rahman mengatakan, kelengkapan peserta dan naskah soal sudah kami diterima dari UPT Dinas Pendidikan untuk digunakan pada ujian uji coba.
Peralatan yang kami serahkan berupa kartu peserta, pensil, penggaris, penghapus dan papan ujian, jelasnya, Sabtu (10/3).
Sementara Kepala MIN 1 Pulpis Muliani mengatakan, try out digelar serentak se-Kecamatan Kahayan Hilir selama tiga hari. Mata pelajaran diujikan dalam try out itu meliputi Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA untuk tingkat SD/MI.
“Semoga pada try out pertama ini berjalan dengan baik dan lancar serta mendapatkan hasil yang memuaskan, harap Muliani. (Rahman Efendi)